• home

YSLM Indonesia Penipuan / Scam

YSLM Indonesia, Bisnis Investasi Gadungan dari China.

Latar belakang YSLM
YSLM dan CDTup seharusnya merupakan nama dan bisnis yang berbeda secara hukum. Hanya saja dalam berbagai penjelasan para member yang dengan mudah ditemukan secara online, YSLM = CDTup. Usaha ini (katanya) dirintis oleh Zhang Jian, yang dalam semua artikel dikatakan berusia 26 tahun dan berasal dari China. Zhang Jian digambarkan sebagai pemuda yang sukses dan kaya raya dan akan segera menyamai kekayaan para tokoh IT seperti Mark Zuckerberg ataupun Bill Gates. Foto Zhang Jian pun dipajang dimana-mana dalam halaman website para member YSLM/CDTup.

YSLM memiliki dua website resmi yaitu yslm.my (Malaysia) dan yslm.hk (Hongkong). Anehnya kedua website ini sama sekali tidak memberi gambaran apapun tentang bisnis YSLM. Padahal usaha yang legal seharusnya memberi penjelasan resmi yang transparan serta memiliki bisnis, produk jika ada, alamat kantor, susunan penangung-jawab perusahaan yang jelas dan info penting lainnya. Sebaliknya YSLM sangat tertutup. Di website resmi, yang tampak hanyalah tampilan login sebagaimana gambar di bawah ini:



Namun demikian informasi tak resmi mengenai YSLM/CDTup sangat banyak tersedia di internet. Sejumlah website dibuat oleh para member YSLM untuk menjelaskan bisnis mereka. Katanya bisnis ini bergerak di bidang online shopping (mirip BossVenture?) dan (katanya juga) akan segera mendaftarkan sahamnya di bursa HangSeng. Karenanya para member rajin merekrut member dengan janji pemberian sejumlah lot saham YSLM sebelum terlanjur mahal (kok modusnya sama dengan penipuan IndexGb yang juga sudah gulung tikar?).

Cara Kerja YSLM
Nah, YSLM adalah bisnis cari-cari anggota mirip MLM. Hanya saja tidak punya produk, jadi murni Ponzi alias skema piramida. Untuk bergabung dengan YSLM calon member cukup memilih salah satu paket bisnis, mulai paket VIP Rp1,3 juta sampai paket Diamond Rp19,5 juta. Untuk paket-paket tesebut member dijanjikan saham elektronik (e-share) dan bonus. Bonus member dapat diambil tiap 3 bulan sebesar e-share yang ditentukan saat pendaftaran. Ini disebut bonus passive karena bisa diperoleh walau tidak merekrut anggota baru.

Selanjutnya adalah bonus aktif, yaitu bonus yang diperoleh member jika berhasil mengajak orang lain masuk ke bisnis ini. Besarnya bonus adalah 20% dan bonus pasangan sebesar 60%. Masih ada bebrapa jenis bonus lainnya yang pastinya membuat para member gencar menawarkan YSLM kepada calon member.

Darimana asal bonus yang dibayarkan kepada member?
YSLM tidak memiliki produk yang diperjualbelikan saat bergabung. Gambaran “bisnis online shopping” dapat dipastikan hanyalah modus yang dipergunakan untuk memberi kesan bisnis bonafid kepada YSLM. Sejumlah toko online yang ditampilkan para member tidak dapat diklarifikasi hubungannya dengan YSLM. Jadi bonus sebetulnya hanya berasal dari uang yang disetorkan para member-member baru yang bergabung di bawahnya, termasuk dari uang Anda jika sudah bergabung.

Sejumlah leader di Malaysia, Singapura, termasuk Indnonesia dll menunjukkan foto-foto uang dan mobil yang mereka peroleh dari YSLM. Dapat dipastikan bahwa mereka memperolehnya karena banyaknya member yang bergabung di bawah jaringan mereka. Dapat dipastikan bahwa Anda akan terus berusaha menarik teman dan kerabat menyetorkan dana mereka ke bisnis ini, jika berharap bisa membeli mobil atau mendapat bonus yang sama.

Legalitas YSLM
YSLM ataupun CDTup tidak memiliki badan hukum di Indonesia. Selain itu, YSLM menawarkan investasi saham tanpa izin investasi (mengumpulkan dana masyarakat) dari Otoritas Jasa Keuangan. Jadi bisnis ini beroperasi secara ilegal di Indonesia.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang legalitas, ada pertanyaan yang mengganggu yaitu: Apa hubungan YSLM dengan CDTup? Dalam semua website para member, YSLM selalu diidentikkan dengan CDTup. Gambar-gambar orang yang disebut Zhang Jian selalu ada di CDTup dan YSLM. Akan tetapi tidak ada dokumen resmi yang menyatakan hubungan keduanya. Gambar tentang dokumen legalitas YSLM malah menampilkan CDTup.

Data CDTup di Kementerian Perdagangan Dalam Negeri Malaysia.

CDTup International merupakan perusahaan MLM yang terdaftar resmi di Kementerian Perdagangan Dalam Negeri Malaysia. Sebelumnya perusahaan ini bernama Perfect Nutrients Sdn Bhd. Dari namanya, diperkirakan bidang usahanya perusahaan ini adalah MLM suplemen. Informasi lainnya menyatakan bahwa CDTup berjualan online segala macam barang termasuk peralatan rumah tangga. Namun, tidak ada dokumen legal tentang YSLM, baik di Indonesia maupun Malaysia!

YSLM sendiri telah menjadi perbincangan hangat di Malaysia. Pemerintah Malaysia sepertinya gerah dengan keberadaan bisnis gadungan ini. Apalagi sejumlah member YSLM juga menebar info bohong bahwa Kementerian Perdagangan sempat meminta maaf kepada YSLM.

Menyikapi bahaya bisnis tipuan YSLM dan semacamnya bagi masyarakat, Kementerian Perdagangan Malaysia cepat tanggap dan mengeluarkan release resmi tertanggal 10 Juli 2014. Dalam rilis tersebut, secara tegas dinyatakan bahwa YSLM beroperasi secara illegal (haram) dan tidak memiliki izin (lesen) untuk menjalankan usaha penjualan langsung (direct selling) di Malaysia.


Dijelaskan pula asal muasal bisnis ini yaitu dari China dan disebar oleh seseorang yang mengaku sangat kaya bernama Zhang Jian. Ia menjalankan YSLM dengan janji-janji skim (cara) cepat kaya.



Selengkapnya, surat Kementerian Perdagangan Malaysia ini dapat didownload di link berikut: http://www.kpdnkk.gov.my/c/document_library/get_file?uuid=adea3966-4166-44f4-bfa8-29fd5a45d3f3&groupId=12502 . Dalam surat tersebut tegas pula dinyatakan bahwa pemerintah Malaysia akan menindak tegas siapapun yang terlibat dalam usaha penipuan YSLM.

Menurut harian The Star Malaysia pihak Kementerian Perdagangan telah sedang mengumpulkan bukti-bukti untuk kuat mengambil langkah-langkah selanjutnya seperti penyitaan aset dan pembatalan izin usaha. Sejumlah peggeledahan telah dilakukan di Puchong, Selangor dan Penang, namun pihak pemerintah menyatakan bahwa keberadaan Zhang Jian tidak diketahui. Yang jelas ia akan dicari untuk ditahan dan dimintai keterangan atas usaha ilegal yang dilakukannya di Malaysia.

Sekian dulu artikel kali ini tentang YSLM Indonesia Penipuan / Scam. Semoga bermanfaat

Telexfree Bangkrut / Scam dan Dinyatakan Sebagai Tipuan Ponzi (Ponzi Scheme)

Telexfree Bangkrut / Scam dan Dinyatakan Sebagai Tipuan Ponzi (Ponzi Scheme)

Setelah sebelumnya bermasalah di Brazil, kini Telexfree membuat berita baru. Sekitar 30 top leader Telexfree bakal tidak bisa memperoleh bonus mereka. Pasalnya Telexfree telah membuat laporan tentang kesulitan keuangan perusahaan tersebut dan melaporkannya kepada pemerintah USA untuk meminta perlindungan berdasarkan aturan dalam Bab XI UU Kebangkrutan. Telexfree berharap, jika permohonannya dikabulkan maka Telexfree akan terbebas dari tuntutan-tuntutan keuangan, termasuk tuntutan bonus para leadernya.

Adapun daftar para top leader Telexfree yang bakal dibekukan bonusnya tersebut dapat dilihat pada website kccllc.net.

Petisi tersebut telah didaftarkan pada pemerintah District of Nevada, USA. Stuart MacMillan, CEO sementara Telexfree berharap dapat mengatur kembali skema utang-utangnya, memperbaiki sistim penjualan, serta struktur harga dari bisnis MLM-nya. Perkembangan kasus Telexfree selanjutnya akan kami update di artikel ini, agar dapat selalu dipantau oleh pembaca.


Telexfree Dinyatakan sebagai Tipuan Ponzi (Ponzi Scheme)

Nasib Telexfree ternyata tidak semanis presentasi para upline. Tanggal 15 April 2014 (16/4 waktu Indonesia), menteri negara bagian Massachusetts USA, William Galvin secara resmi menyatakan bahwa Telexfree merupakan penipuan skema piramida milyaran dollar (billion dollar pyramid scheme).

Telexfree mempromosikan diri sebagai bisnis komunikasi internet dan periklanan yang lebih modern dari yang sudah ada.  Para member diminta menyetor uang sejumlah uang dengan janji pengembalian hasil investasi 250% dalam setahun. Untuk menarik peminat, Telexfree sering menggelar acara akbar dan aneka presentasi yang menjanjikan uang sampai hadiah mewah. Tak lupa jargon tentang nikmatnya passive income seumur hidup menjadi jualan yang memikat.

Dari penyelidikan yang dilakukan oleh kantornya selama ini, Galvin menyimpulkan bahwa Telexfree telah menarik setidaknya $90 juta (sekitar Rp900 milliar) dari warga Massachusetts saja, dan sekitar Rp10 triliun di seluruh dunia! Modusnya adalah menarik para member terutama kalangan buruh migran asal Brazil melalui pertemuan di rumah-rumah ibadah dan informasi dari mulut ke mulut. Bisnis ini kemudian menjalar ke Eropa, Asia Australia dan seterusnya.

Awal bulan April ini, sejumlah investor mendatangi kantor Telexfree di Marlborough. Akan tetapi mereka hanya ditemui oleh sejumlah polisi yang mengatakan bahwa mereka tidak bisa menemui pimpinan Telexfree. Menurut laporan dari kantor Galvin, Telexfree ternyata hanya mempekerjakan 8 orang pegawai di kantornya tersebut.

Telexfree sebetulnya sudah dalam penyelidikan pihak berwajib dalam setahun ini. Menurut laporan Forbes, kecurigaan pemerintah berawal dari permintaan laporan rugi laba perusahaan oleh Bagian Penindakan pada Pengadilan Kebangkrutan Negara Bagian Nevada pada tanggal 4 April 2013. Anehnya, dua laporan rugi laba yang dibuat untuk periode yang sama, menampilkan data-data biaya, pengeluaran, dan pendapatan bersih yang berbeda. Penyelidikan pun dilancarkan, menyusul kemudian pelarangan aktivitas ponzi Telexfree di Brazil.

“Ini jelas mimpi buruk,” kata Barry Miller, seorang pianist dari negara bagian Florida. Ia menginvestasikan sejumlah besar uang tabungannya di Telexfree selama tiga tahun terakhir. Rencana untuk menikahi tunangannya dan membeli rumah, kemungkinan besar terhambat.


Kantor Telexfree Digeledah Petugas Dapartemen Keamanan Dalam Negeri

Sebagaimana diberitakan oleh Metrodailynews.com, sejumlah petugas kepolisian menggeledah kantor pusat Telexfree pada hari Selasa siang (15/4, atau Rabu waktu Indonesia) untuk membekukan aset-aset Telexfree.
“Kami harus bertindak,” kata Galvin, untuk membekukan aset-aset perusahaan tersebut dan mencegah terjeratnya member baru yang mendaftar.

Berbagai cara yang digunakan pihak media untuk menghubungi perusahaan tidak berhasil. Website Telexfree tidak bisa diakses. Sementara Steve Labriola, juru bicara Telexfree, juga tidak bisa dihubungi.

Kini setelah Telexfree dinyatakan bangkrut, sejumlah besar member di seluruh dunia dipastikan akan kesulitan menarik dananya. Beberapa informasi member yang diterima mengeluhkan ketiadaan respon dari para upline yang dulunya begitu manis membujuk mereka untuk bergabung. Telepon tidak diangkat.

Tanggal 17 April 2014 (18/4 waktu Indonesia) US Securities and Exchange Commission (semacam OJK-nya Amerika) mengeluarkan pernyataan resmi bahwa Telexfree menjalankan kegiatan ponzi (skema piramida), suatu kegiatan bisnis yang terlarang menurut hukum Amerika. SEC mendukung langkah pemerintah untuk membekukan aset Telexfree. Hal ini dipandang perlu mengingat kewajiban (utang) Telexfree kepada para membernya sangat besar. Menurut SEC, pemasukan Telexfree dari Agustus 2012 – Maret 2014 hanya sebesar Rp13 milyar, tidak akan cukup untuk membayar nilai yang dijanjikan kepada para anggotanya yang kini mencapai sebesar Rp11 triliun. Inilah akhir kisah klasik suatu usaha ponzi (skema piramida).

Bisnis sejenis yang menjual produk virtual tanpa manfaat jelas lewat jaringan MLM masih banyak beredar menjerat masyarakat. Apa yang selama ini disebut sebagai peluang bisnis online (BO), kebanyakan pula bukanlah bisnis apalagi investasi. Masyarakat sebaiknya lebih teliti mengenali manfaat, potensi, serta resikonya. Nasihat yang baik memang terkadang menyakitkan tetapi pasti membawa kebaikan.


Sekian dulu artikel kali ini tentang Telexfree Bangkrut / Scam dan Dinyatakan Sebagai Tipuan Ponzi (Ponzi Scheme). Semoga bermanfaat.

Apakah Bisnis BossVenture (BV) Penipuan / Scam / Money Game / Phonzi?

Apakah Bisnis BossVenture (BV) Penipuan / Scam / Money Game / Phonzi?

Tawaran bisnis Bossventure di Indonesia memang sedang hot, dan kami menerima banyak pertanyaan tentang legalitas, ataupun potensi resiko dan income dari Bossventure yang berasal dari Malaysia ini. Bahasan kami dibawa ini berdasarkan informasi dari website resmi BossVenture.com, termasuk aneka file, video, blog para member BossVenture serta masukan lisan maupun tertulis dari para member BossVenture.


Sekilas Tentang Bossventure

Meski didirikan oleh pengusaha-pengusaha Malaysia, Bossventure Global Limited justru terdaftar (Co. registered no. 57598) di negara kepulauan yang sangat kecil bernama Samoa, yang terletak di tengah samudera Pasifik. Hmm, mengapa perusahaan yang (katanya) berskala global, mesti jauh-jauh mendaftar ditengah lautan luas, seolah tidak ingin dijangkau orang lain?

Saat ini Samoa memang masih salah satu negara favorit sebagai tax haven, yaitu negara yang memberikan tarif pajak rendah bagi perusahaan-perusahaan asing sehingga menjadi tempat bercokol banyak perusahaan yang ingin menghindari pajak.Mungkin pula karena posisinya berada di tengah samudera maka usaha ini memilih nama Bossventure. BOSS sendiri merupakan singkatan dari Blue Ocean Success Strategies (strategi sukses lautan biru).

Menurut website resmi Bossventure.com, perusahaan ini menjalankan sistim online shopping yang unik yang dikenal sebagai “peektosave.” Di dalam toko online Bossventure produk ditawarkan dengan konsep diskon yang tersembunyi dibalik 50 stiker. Calon pembeli, dalam hal ini member Bossventure telah membeli poin yang disebut “peek credit” boleh “mengintip – peek” diskon dibalik stiker tersebut. Member harus memutuskan untuk membeli atau tidak dalam waktu 20 detik. Setiap kali mengintip, nilai peek credit si member akan dikurangi senilai 1% dari harga produk yang diintip.

Nah, menurut Bossventure, 20% dari hasil penjualan produknya disimpan sebagai dana yang akan dibagikan lagi kepada member-membernya. Besarnya pembagian keuntungan adalah maksimum 1,5% dari modal yang ditanamkan, selama 90 hari. Akan tetapi 1,5% ini bukan angka pasti. Bisa turun, sesuai hasil penjualan perusahaan, bahkan bisa nol (0) bila tidak ada lagi dana yang terkumpul.

Konsep ini sendiri dulunya sudah pernah ditawarkan oleh Billy Lee melalui bisnis online peek2save.com. Sayangnya, menurut scamadviser.com, bisnis peek2save.com hanya bertahan 2 tahun 350 hari lalu tutup. Websitenya pun kini tidak bisa diakses lagi. Kali ini Billy Lee kini mencoba eksis lagi lewat Bossventure dan menjabat sebagai pimpinan (CEO) BossVenture. Apakah Bossventure merupakan Peek2save versi kedua?


Perhitungan Bonus

Bossventure tidaklah terang-terangan mengaku sebagai usaha multilevel marketing (mlm), mungkin karena tidak ada produk fisik yang diperjualbelikan. Meski member tidaklah menjual barang, anggota Bossventure dinamai reseller. Upline akan memperoleh bonus dari setiap downline (reseller) baru yang berhasil direkrutnya. Tak ayal aroma member get member alias “cari-cari anggota” tetaplah sangatlah kental selayaknya mlm atau usaha network marketing lainnya.

bossventure_indonesia_perhitungan_bonus 

Hitungannya bonusnya cukup sederhana. Dari setiap  member alias downline yang bergabung, upline-nya mendapatkan $30 (sekitar Rp300 ribu). Jika terbentuk pasangan kiri kanan, maka si upline memperoleh tambahan $60. Artinya dari dana yang masuk sebesar $750 (upline + 2 downline masing-masing menyetor $250) perusahaan mengembalikan $120 alias 16% saja kepada si upline.

Dengan pendaftaran senilai itu, $100 diberikan kepada member dalam bentuk peek credit, tetapi tetap saja akan balik ke BossVenture saat member tersebut mengintip atau bertransaksi di BVMalls. Jadi peek credit adalah semacam voucher yang harus dihabiskan di BossVenture saja, apakah dengan belanja atau mengintip harga.  Jadi sekitar 80% dana membernya tetap terserap ke perusahaan Bossventure.

Jika orang yang diajak menambah investasinya, maka si upline memperoleh tambahan sebesar 5% dari tambahan investasi tersebut. Tidak mengeherankan jika para member Bossventure cukup gencar berpromosi mencari para downline agar pundi-pundi para upline makin tebal. Lha…kita mau jualan atau merekrut orang? Andalah yang menentukan jawabannya.



Berbisnis Online Shopping?

Sebagai usaha yang (katanya) bergerak di dunia online shopping, pastinya Bossventure memiliki toko online yang menjajakan sejumlah barang menarik. Apalagi dalam presentasi-presentasinya, para member Bossventure sering menyebut nama-nama besar toko online seperti Amazon.com, eBay, Berniaga.com ataupun Tokobagus.com. Maka kamipun pensaran ingin mengetahui bagaimana dan apa isi toko Bossventure di dunia maya.

Sayangnya, saat mengklik “MALL” pada website Bossventure.com, ternyata tidak ada toko online yang terbuka. Tampilan layar berputar kembali ke Bossventure.com. Lalu kami coba buka BVmalls.com. Ternyata isi toko Bossventure Malaysia hanya berisi beberapa produk saja. Belakangan, isinya sudah mulai lumayan ramai, meski kebanyakan produknya bukanlah produk populer. BVmalls Indonesia tak kalah mencengangkan, hanya berisi  gambar-gambar berupa kertas voucher Matahari dan Indomaret.
Tentu saja, pihak BossVenture bisa menampilkan banyak gambar nantinya bukan?

bvmalls_indonesia_140311

Presenter selalu mengatakan bahwa bonus diperoleh dari sebagian hasil penjualan BVmalls di seluruh dunia. Akan tetapi, BVmalls sendiri baru ada di Malaysia dan Indonesia (per tanggal 2 Maret 2014) dengan tampilan, isi dan fasilitas ala kadarnya. BVmalls, sampai tulisan ini diturunkan, bahkan tidak dilengkapi fasilitas untuk mengesksekusi suatu pembelanjaan. Sungguh kontras dengan gegap gempita promosi para leader dan member Bossventure di ruang-ruang presentasi termasuk dunia online, yang sering menyebut-nyebut bisnis online ternama seperti TokoBagus.com, Amazon.com dan eBay.com.

Lalu, pertanyaan menggelitik adalah: Dengan toko online yang belum bisa berfungsi selayaknya toko online, dari manakah sumber pendapatan untuk membayar bonus harian 1,5% mereka yang telah bergabung ke Bossventure selama ini? Ataukah pembayaran kepada member selama ini hanya atau sebagian berasal dari uang yang disetor saat member bergabung? Dari perhitungan di atas, para pembaca dapat menganalisa dan mengambil kesimpulan sendiri.

BVMalls hanyalah diperuntukkan bagi member BossVenture saja, sebagai tempat menukarkan peek credit mereka. Sebagaimana dijelaskan di atas, saat member mendaftar, katakanlah dengan Rp2,5 juta ($250), sekitar Rp1,5 juta merupakan biaya keanggotaan (license fee), dan dan untuk sisanya sebesar Rp 1 juta untuk membeli peek credit, yaitu semacam voucher point untuk berbelanja di BVMalls.


Peek2save.com, cikal bakal Boss Venture?
Nah, peek credit ini tidak bisa dicairkan dalam bentuk uang, tetapi hanya bisa dibelanjakan kembali di BVMalls. Dari peek credit inilah BossVenture memperoleh pemasukan lagi. Dengan peek credit di tangan, member dapat mengintip (peek) harga-harga produk di toko online BVMalls yang tersembunyi dibalik stiker.   Member hanya punya waktu 20 detik untuk memutuskan apakah akan membeli atau tidak.
Akan tetapi hati-hati, jangan asal intip.

Walau tidak membeli dan hanya mengintip harga, peek credit member tetap kena potong. Setiap kali mengintip alias membuka stiker harga, BossVenture akan memotong peek credit member senilai 1% dari harga barang yang diintip. Jika Anda membuka-buka stiker tersebut 10 kali,  berarti Anda sebetulnya sudah membayar barang tersebut sebesar 10%. Dan disaat yang sama mungkin ada orang lain juga yang sedang “mengintip” barang tersebut, alias telah membayarnya juga. Jadi wajar saja kalau barang tersebut menjadi turun harga. Karena sudah dibayar, mesipun tidak ada yang beli.

Bagi BossVenture, tidak masalah barang tersebut laku atau tidak. Toh, BV tetap dapat penghasilan dengan langsung memotong peek credit secara otomatis saat member sedang mengintip-intip stiker. Jadi tawaran diskon di BossVenture tidak selamanya berarti turun harga dalam arti sebenarnya, melainkan karena orang lain telah “membayar” sekian persen harga produk tersebut saat mengintipnya.


Kesimpulannya, peek credit alias uang member, semuanya harus balik ke BossVenture.


Bagaimana Legalitas BossVenture?

Suatu usaha haruslah memiliki perizinan yang legal dan sesuai peruntukannya. Sayangnya informasi tersebut tidak terdapat juga di website Bossventure.com. Informasi tentang legalitas Bossventure justru banyak ditampilkan di website-website tidak resmi yang dibuat sendiri oleh member-member Bossventure.com sebagai alat promosi untuk menjaring downline.

Terkait legalitas, beberapa informasi yang bisa kami tampilkan antara lain:
  1. Di halaman depan website BossVenture.com, ditegaskan bahwa BossVenture bukanlah investasi. Para membernya harus mempromosikan usaha ini dengan benar agar tidak menyesatkan masyarakat.bossventure_not_investment
  2. PT Boss Venture terbentuk atas kerjasama penanaman modal antara Yudianto Tri Rahardjo dan Cash Deal Sdn.Bhd. (Malaysia). Yudianto Tri Rahardjo sendiri, menurut beragam sumber, merupakan pengusaha sekaligus salah seorang wakil ketua KADIN Jakarta.
  3. Menurut dokumen NPWP, PT Boss Venture beralamat di Gedung Menara Palma Lt.12, Jl. HR. Rasuna Said, Blok X-2 Kav. 6, Kel. Kuningan Timur, Jakarta Selatan 12950. Namun alamat ini tidak tercantum di halaman website resmi Bossventure.com. Akan tetapi di BVMalls, data alamat BossVenture adalah sebagai berikut: bossventure_alamat_indonesia
  4. Dalam surat keputusan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), disebutkan bahwa PT Boss Venture menjalankan usaha “portal web” serta “konsultasi manajemen bisnis.”

PT Boss Venture sendiri bukan perusahaan investasi dan tidak memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK – dulu Bapepam) untuk mengumpulkan dana masyarakat. Terkait hal ini Bossventure sering mengingatkan para membernya untuk tidak mempromosikan Bossventure sebagai suatu investasi.

Terkait soal legalitas, masyarakat perlu mengetahui bahwa NPWP, SIUP, TDP, Akta Notaris dan lain-lain hanyalah merupakan dokumen dasar pendirian suatu perusahaan. Setiap perusahaan memiliki bidang operasi yang memerlukan izin tersendiri dari instansi terkait. Misalnya, importir obat atau alat kesehatan harus mempunyai izin dari Kementerian Kesehatan. Pengusaha terkait persenjataan harus melengkapi diri dengan izin dari Kepolisian dan/atau Kementerian Pertahanan. NPWP atau SIUP saja tidaklah cukup.

Demikian juga dengan usaha investasi yang berkaitan dengan dana masyarakat, harus memperoleh izin dari pengawas pasar modal dan investasi di Indonesia yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika tidak, bisa saja suatu bisnis terindikasi bisnis ilegal.

bossventure_peringatan_bkpm

BKPM: BossVenture Dilarang Menjalankan Bisnisnya Diluar Perijinan

Dalam websitenya, BKPM menempatkan PT Boss Venture sebagai usaha yang diwaspadai sebagai bisnis berkedok investasi. Bersama Boss Venture terdapat nama-nama lain yang sudah kolaps yaitu PT Golden Bullion, PT Golden Trader Syariah Indonesia (GTIS), TVI Express, PT Asian Gold Concept dan PT Golden Shines.

Melalui surat tertanggal 19 Februari 2014, pemerintah melalui BKPM memperingatkan beberapa hal kepada pimpinan PT Boss Venture antara lain:
  1. BKPM tidak pernah mengeluarkan izin bagi BossVEntura untuk mengumpulkan dana masyarakat. Izin tersebut juga tidak diperoleh Boss Venture dari OJK selaku pihak yang berwenang memberi izin untuk menghimpun dana masyarakat.
  2. BKPM menilai Boss Venture telah menjalankan aktivitas diluar izin seperti menghimpun dana masyarakat, memberi janji investasi, mengadakan program reseller, dan aktivitas menyerupai multi level marketing (MLM).
  3. Untuk itu PT Boss Venture segera menghentikan aktivitasnya dan mengembalikan dana masyarakat yang diperoleh di luar aktivitas yang disetujui sebelumnya.

Surat BKPM terhadap PT Boss Venture dapat diakses di sini.

Sekian dulu artikel kali ini tenteng Review Apakah Bisnis BossVenture (BV) Penipuan / Scam / Money Game / Phonzi?

Semoga bermanfaat.


Source: http://howmoneyindonesia.com/2014/03/01/bossventure-indonesia-apakah-bisnis-resmi-atau-penipuan-moneygame/

QBule - Scam / Penipuan / Money Game

Banyak sekali penipuan bisnis money game dari dalam dan luar negeri terus menguras uang rakyat Indonesia. Yang perlu diwaspadai berikutnya adalah Qbule yang katanya berbisnis iklan online (online advertising) dan aneka jasa internet, yang kini sedang ramai dipromosikan para membernya di dunia maya.

Kenapa Qbule disebut money game karena bisnis ini bukanlah murni bisnis yang memiliki usaha jelas. Bisnis yang mereka sebut di ruang-ruang presentasi atau aneka promosi di media sosial, tidaklah dapat diverifikasi alias tidak bisa dibuktikan kebenarannya.


Belajarlah dari Kejadian Sebelumnya

Sedikit intermezo, bisnis gadungan seperti ini bisa muncul dalam aneka rupa. Semuanya menawarkan “peluang bisnis” dan meminta orang lain ikut bergabung dengan janji bagi hasil dalam persentase yang aduhai. Yang tradisional, kita masih ingat PT. Qurnia Alam Subur, Koperasi Langit Biru, Add Farm dan seterusnya. Lalu yang canggihan dikit pakai istilah bisnis komoditas dan valas, ada Sarana Perdana Indoglobal, Wahana Global Bersama, Gama Smart dan lain-lain. Lalu penipuan dengan modus bisnis emas ada Raihan Jewellery, Gold Traders Indonesia Syariah, Pohon Mas dan banyak lagi, termasuk yang masih bergerilya saat ini. Ratusan ribu nasabah tertipu dengan kerugian mencapai triliunan rupiah yang tak berbekas menyisakan penyesalan bagi mereka yang tertipu.

Lalu di dunia online bermunculan aneka money game yang juga selalu populer karena menawarkan iming-iming persentase komisi yag menarik. Tidak lupa mereka mengemas tampilan website seolah memiliki bisnis legal nan menguntungkan. Diantaranya sebut saja JSSTripler, Just Been Paid, Zeek Reward, Profit Clicking, SpeedyLine, dan banyak yang bisa Anda sebut lagi bukan? Yang masih hangat tentu saja Virgin Gold Mining Corporation dengan bisnis tambang emas gadungan yang berhasil memukau sejumlah besar orang di banyak negara termasuk setidaknya 40 ribu nasabah di Indonesia.

Saat itu tidak ada yang percaya bahwa itu penipuan, karena mereka melihat hadiah dan bonus-bonus bagi hanya segelintir orang. VGMC hanya bertahan beberapa saat setelah melalui gembar-gembor seremoni dipenuhi bagi-bagi hadiah mobil mewah. Kini ribuan nasabah VGMC hanya bisa pasrah menderita kerugian akibat kesalahan sendiri.


Qbule: Bisnis Tak Bertuan

Lalu apa hubungannya dengan Qbule? Qbule sebetulnya tidak ada bedanya dengan perusahaan-perusahaan di atas, hanya berbeda kemasan saja. Qbule berusaha tampil manis dan meyakinkan di websitenya, tetapi dalam beberapa klik segera ketahuan bahwa Qbule tidaklah memiliki bisnis yang jelas, yang dapat diverifikasi kebenarannya. Portofolio Qbule sama sekali tidak menunjukkan bahwa Qbule pernah punya klien bermutu atau pekerjaan besar sesuai dengan bisnis yang digembar-gemborkannya.

Akan tetapi para member, seperti biasa, selalu bersemangat. Yess, mereka akan menampilkan gambar-gambar, grafik dan angka-angka yang menunjukkan betapa besarnya potensi bisnis online seperti periklanan (advesrtising), penelitian (research), dan atau media sosial. Mereka akan berbicara tentang perusahaan-perusahaan besar, negara-negara maju dan sebagainya, tetapi sama sekali tidak bisa menjelaskan bagaimana prestasi atau kemajuan bisnis yang telah dibuat oleh Qbule.

Memang lucu, tetapi modus ini selalu berulang dan dipakai oleh hampir semua bisnis money game bukan? Mereka hanya bisa berbicara tentang keberhasilan orang lain, tetapi bisnis mereka sendiri tak lebih dari pepesan kosong.

Lalu kami mencoba mencari informasi dibalik layar website Qbule. Ternyata Qbule adalah bisnis tak bertuan. Saat membuka link “Contact Us” dengan harapan akan menemukan informasi kantor Qbule. Akan tetapi layar hanya memperlihatkan form untuk menetikkan pesan. Di tab “Who we are” hanya muncul kalimat basa-basi yang menjelaskan bahwa Qbule (katanya) di-manage oleh para profesional di bidang marketing dan periklanan. Akan tetapi siapa mereka? Wallahualam, alias hanya rumput bergoyang yang tahu.

Walaupun demikian, lihatlah betapa gencar rekan-rekan kita mempromosikan Qbule. Mereka tidak ragu menjerat teman-teman bahkan keluarga sendiri demi mendapat komisi dari kegiatan setor-setoran duit alias money game.


Apakah QBule Penipuan?

Artikel ini belum ingin menyebut Qbule sebagai penipuan. Apalagi sejumlah member memperlihatkan bukti pembayaran bonus dari Qbule (walapun belum diverifikasi kebenarannya). Akan tetapi jangan lupa, bahwa bisnis-bisnis tipuan lainnya selalu melakukan hal yang serupa. Gembar-gembor di awal kalau perlu bagi-bagi mobil, rumah mewah, atau liburan wisata ke luar negeri, untuk menarik korban berikutnya. Qbule baru berdiri sekitar bulan Agustus 2013, jadi memang wajar kalau sedang hangat-hangatnya saat ini.

Yang ditekankan artikel ini hanyalah:
  • Qbule tidak terbukti memiliki bisnis nan menguntungkan sebagaimana yang disajikan di websitenya. Link-link ke “project” mereka tidak menunjukkan bukti kerja yang bisa memperlihatkan suatu bisnis yang bonafid.
  • Alamat kantor, pemilik dan penanggung-jawab Qbule tidak diketahui. Bagaimana member dapat bertanya bila ada masalah. Sementara upline hanyalah member biasa juga, bukan perwakilan resmi perusahaan.
  • Dari segi hukum Indonesia, Qbule tidak memiliki legalitas sama sekali untuk menjaring dana dari masyarakat Indonesia
Sayangnya, hukum di Indonesia cukup menyuburkan bisnis-bisnis yang sangat berpotensi merugikan ini. Belum ada aturan hukum yang jelas untuk mengatur money game, phonzi, arisan berantai, MLM gadungan, dan semacamnya. Tidak ada juga yang akan menyebut suatu bisnis sebagai penipuan, sampai bisnis seperti tersebut mulai surut, pembayaran bonus makin seret, lalu ada pihak yang merasa tertipu dan melapor ke penegak hukum. Walaupun sudah merasa tertipu, tetapi bila tidak dilaporkan, tetap saja hal tersebut tidak dianggap sebagai penipuan.

Tidak usah berbicara tentang legalitas karena bisnis seperti ini hanyalah bersihat musiman lalu mati. Mereka tidak akan repot-repot buka kantor di Indonesia. Mungkin ada yang beralasan bahwa bisnis online tidak selalu mesti buka kantor. Itu benar. Tetapi bisnis online juga bukan berarti tanpa penanggung-jawab. Bisnis online yang baik bukanlah bisnis tak bertuan.

Akan tetapi menyalahkan negara atau pihak penipu tidak selalu menjadi jalan keluar karena selalu terlambat. Salahkanlah diri sendiri yang mudah tergiur (serakah?) dan sering melupakan pertimbangan logis yang sudah dikaruniakan oleh Sang Pencipta.

Kami hanya menginformasikan, Anda yang menentukan.

Sekian dulu artikel kali ini tentang QBULE - Scam / Penipuan / Money Game. Semoga bermanfaat.


Source: http://howmoneyindonesia.com/2014/03/09/qbule-lagi-lagi-bisnis-pepesan-kosong/

TelexFree Scam / Penipuan / Money Game / Bisnis MLM / Network Marketing

Apa itu TelexFree? TelexFree adalah perusahaan telekomunikasi berbasis VoIP (Voice over internet protocol).

Tuduhan penipuan bisnis multilevel marketing (mlm) Telexfree merebak di Brazil. Padahal Telexfree sendiri didirikan di Brazil pada tahun 2002 lalu, dan dengan cepat menarik minat sejuta member/distributor di berbagai negara waktu itu. Sekitar 800 ribu orang diantaranya berada di Brazil, dan sekitar 15 ribu orang berada di USA, 10 ribu member lainnya di Eropa dansisanya tersebar di berbagai negara termasuk Indonesia.

Telexfree sendiri berkantor pusat di Marlborough, Massachusetts USA dan dipimpin oleh sang pendiri yaitu James Merrill. Sesuai penjelasan websitenya, Telexfree berjualan kartu isi ulang pulsa telepon yang dapat digunakan untuk berkomunikasi di internet, dengan sesama member Telexfree.

Seperti diberitakan berbagai media, belakangan Telexfree menjadi usaha terlarang di Brazil karena tuduhan money game atau pyramid scheme yang disamarkan sebagai bisnis network marketing online. Sejak bulan Juni 2013, pihak berwajib di Brazil telah menutup kantor Telexfree dan membekukan aset-asetnya. Mereka dilarang beroperasi termasuk merekrut member baru karena usaha yang dijalankan perusahaan ini tidaklah memenuhi syarat sebagai perusahaan VOIP (Voice over internet protocol).

Ted Nuyten, pengamat bisnis MLM / Network Marketing dari Belanda, memperingatkan bahwa Telexfree merupakan bisnis yang sangat beresiko tinggi.

Meskipun demikian, para distributor di Indonesia sepertinya belum mendengar isu ini. Buktinya penawaran bisnis Telexfree masih gencar terlihat di media sosial termasuk facebook. Apalagi Telexfree merupakan perusahaan MLM yang cukup ngetop menurut pembaca Businessforhome.org.

Berbagai produk virtual memang belakangan berkembang dan dikemas dalam bentuk jualan MLM. Sebut saja Talk Fusion, Iwowe, Stiforp, Empower Network, dll. Pro kontra pun menyeruak karena kebanyakan produk tersebut tidaklah dimanfaatkan tetapi kebanyakan para membernya lebih sibuk mengajak orang bergabung dan menyetor duit. Saat bergabung, apakah Anda paham bisnis dan produk apa yang Anda masuki? Apakah mereka hanya mengincar uang Anda?

Sejumlah kasus seharusnya membuat kita sadar akan pentingnya kehati-hatian. Paling tidak, kita bisa belajar dari “peluang-peluang bisnis heboh” sebelumnya seperti Ad Surf Daily, Just Been Paid, JSS Tripler, ProfitClicking, Zeek Rewards, TVI Express dan lain-lain yang akhirnya berguguran bukan? Kemanakah mereka para member yang dulunya berkoar-koar mempromosikan bisnis-bisnis money game ini? Para korban kini hanya bisa meratap menyesali kebodohan sendiri karena melupakan logika dan bisikan nurani.

Hmm…aroma money game memang memikat tapi belakangan pasti menyengat.
Tips Menentukan MLM Baik atau Tidak
Sebelum memutuskan bergabung dengan suatu MLM, sebagaimana Anda menganalisa peluang bisnis MLM tersebut dengan beberapa pertanyaan sederhananya seperti:
  • Apakah produk tersebut istimewa sehingga Anda (dan mungkin orang lain juga) memerlukan dan ingin membeli produk-produk tersebut?
  • Apakah Anda memahami cara menggunakannya?
  • Apakah Anda bisa memasarkannya dan membuat orang lain tertarik membelinya?
  • Bagaimana dengan kelayakan harga dan manfaatnya?
Jika Anda menjawab “tidak” untuk pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda kemungkinan hanya akan sibuk merekrut orang untuk memasuki mendaftar MLM tersebut tanpa peduli produknya. Pendapatanpun diperoleh dari rekrutmen (dan iuran bulanan/tahunan), bukan karena menjual produk. Jika demikian, apa bedanya dengan arisan berantai ataupun money game lainnya?

Gunakan analisa dan nurani Anda. Tidak perlu terjun ke dalam api untuk mengetahui bahayanya bukan?


Semoga bermanfaat.


Source: http://howmoneyindonesia.com/2014/02/04/telexfree-mlm-amerika-jadi-bisnis-terlarang-di-brazil/

10 Ciri Tipuan Bisnis Arisan Berantai / Piramida (Pyramid Scheme) / Phonzi Yang Harus Anda Ketahui

Bisnis Arisan berantai atau Tipuan Piramida (Pyramid Scheme) atau Phonzi merupakan salah satu modus penipuan yang tertua di dunia, dan masih dijalankan dalam aneka bentuk sampai detik ini. Nama piramida kemungkinan diambil karena bentuk organisasinya yang berbentuk piramida. Mereka yang menempati posisi paling atas biasanya sedikit, tetapi memperoleh pendapatan yang paling besar. Nama phonzi sendiri diambil dari Charles Phonzi uang melakukan tipuan ini sekitar 90 tahun yang lalu. Ia berhasil menipu ribuan nasabah dan mengumpulkan $20 juta.

Kini, bisnis tipuan ini makin marak. Modusnya pun makin canggih dan menggiurkan.

Bisnis ini sekilas terlihat sebagai bisnis yang sangat mudah dijalankan serta menjanjikan keuntungan besar. Jauh lebih besar dari pendapatan investasi normal sehingga sangat menarik terutama mereka yang merindukan keuntungan cepat. Biasanya dijalankan dengan meminta calon member (kadang disebut juga: downline, nasabah, investor) untuk terlibat dalam suatu bisnis, jumlah modal bisa bervariasi. Mereka cukup menyetor sejumlah uang, lalu mencari calon member lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Berikut ini adalah 10 Ciri Tipuan Bisnis Arisan Berantai / Piramida (Pyramid Scheme) / Phonzi Baik Online Maupun Offline Yang Harus Anda Ketahui.
  1. Menawarkan keuntungan yang cepat, mudah, dan menggiurkan. Saking menggiurkannya sampai Anda sendiri tidak kuasa menolaknya,
  2. Tidak memiliki bisnis dan usaha yang jelas untuk meningkatkan nilai investasi nasabah,
  3. Tidak memiliki produk yang diperjualbelikan, cukup menyetor uang. Kalaupun memiliki produk, biasanya berupa produk sampah alias tidak bisa digunakan,
  4. Penghasilan member diperoleh dengan cara merekrut anggota (atau: downline, investor, nasabah dll) baru, dan bukan dari hasil menjual produk,
  5. Mengklaim telah memiliki banyak (bahkan jutaan member di dunia). Yang benar: Mereka telah memperdaya banyak orang di dunia,
  6. Si oknum menghubungi (lewat telepon, email, facebook dll) Anda berulang kali. Terkadang menggunakan orang lain untuk menghubungi Anda, tetapi pada dasarnya mereka satu ‘team’ untuk memperdayai Anda,
  7. Bisa jadi Anda mendapatkan tawaran bisnis ini dari teman atau kerabat Anda yang tidak menyadari bahwa mereka telah dijerat dalam bisnis tipuan,
  8. Si oknum mendesak dengan mengatakan tawaran ini hanya berlaku sekali. Anda diminta untuk segera mengambil keputusan saat itu. Jika tidak, ‘peluang’ Anda hangus…(dan aneka kalimat membujuk, setengah memaksa lainnya..)
  9. Terkadang mereka membawa nama orang berpengaruh yang telah mereka perdayai bergabung di ‘bisnis’ mereka untuk menambah kepercayaan calon-calon korban, Menampilkan tampilan website dan brosur atau prospectus yang mengkilap, tebal, rapi serta (biasanya) mereka mati-matian mengklaim bisnisnya sebagai bisnis yang ‘legal dan resmi.’
  10. Jika terkait dengan bisnis saham, mereka tidak bisa menjelaskan ke perusahaan mana saja uang Anda akan diinvestasikan.
Korbannya, tetap saja orang-orang yang tidak memahami dan mendapatkan informasi secara utuh lebih awal. Untuk menghindari penipuan ini, salah satu prinsip yang harus ditanamkan adalah tidak ada usaha atau bisnis yang memiliki kepastian keuntungan yang tinggi. Semua usaha atau peluang bisnis memiliki resiko dan hasil yang tidak bisa diprediksi kecuali investasi berupa tabungan atau obligasi dengan pendapatan tetap. Akan tetapi bisnis beresiko rendah seperti ini, juga tidak menghasilkan income yang menggiurkan.

Karena itu, sebelum bergabung dengan suatu peluang usaha, sebaiknya Anda menanyakan dan mengetahui:
  1. Cara kerjanya bisnis yang ditawarkan. Jangan terburu-buru mengambil keputusan karena godaan keuntungan,
  2. Penanggung jawab perusahaan, alamat kantor, nomor telepon, email kantor tersebut. Jika perlu Anda mempelajari secara online, menghubungi atau mendatangi kantor perusahaan tersebut. Kalaupun ada, pastikan alamatnya bukan alamat rumahan,
  3. Perijinan dan legalitas perusahaan. Perusahaan yang baik setidaknya memiliki legalitas yang lengkap misalnya SIUP, NPWP, Akta Notaris dll. Meskipun demikian, ini juga bukan jaminan.
  4. Jika perusahaan tersebut berasal dari luar negeri, pastikan mereka memiliki izin operasi di Indonesia. Akan sangat sulit menuntut kerugian jika Anda terlibat dalam bisnis yang beroperasi secara illegal,
  5. Bagaimana pendapat teman/keluarga Anda yang memiliki pemahaman yang baik tentang usaha tersebut.
  6. Jika penawaran tersebut terkait dengan kepemilikan saham, pastikan perusahaan tersebut memperoleh ijin usaha investasi dari Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal, yang sekarang berubah menjadi OJK – Otoritas Jasa Keuangan).
  7. Seluruh kemungkinana biaya yang akan timbul dari investasi Anda. Jangan sampai ada biaya-biaya yang tidak Anda ketahui lebih awal.
  8. Jangan mempercayakan kendali bisnis Anda kepada pihak yang tidak Anda percayai. Pastikan Anda memiliki kendali penuh atas uang (investasi) Anda dan bisa mendapatkannya kembali setiap saat.
Jika perusahaan tersebut menawarkan produk yang diklaim sangat bagus dan bermanfaat, serta ditawarkan dengan harga murah bagi member, pastikan lagi hal-hal berikut:
  1. Apakah Anda sungguh ingin membeli produk tersebut? Apakah Anda membutuhkannya?
  2. Jika Anda ingin bergabung dalam bisnis, apakah Anda mampu menjual produk tersebut? Apakah Anda memahami produknya dengan baik? Apakah produknya akan laku di pasaran?
  3. Jika Anda menjawab TIDAK untuk poin nomor 2 di atas, Anda berarti hanya akan mencari downline alias nasabah baru, bukan menjual produk. Jika Anda menjalankannya, berarti Anda telah ikut dalam bisnis tipuan piramida.
Jalankanlah bisnis yang bisa Anda kerjakan. Jika Anda ingin mencoba sebuah peluang baru, pastikan Anda mempelajarinya terlebih dahulu secara mendalam, pahami kemungkinan profit serta resikonya. Jaman ini memang jaman wirausaha, tetapi bukan berarti kita akan berbisnis tanpa akal dan pengetahuan. Waspada dan lindungi asset Anda.

Jika ada tawaran bisnis atau investasi yang terlalu mudah dan menggiurkan, lebih baik lupakan saja!

MMM Indonesia Penipuan / Scam / Ponzi / Skema Piramida

MMM Indonesia, Arisan Berantai Asal Rusia

MMM didirikan 1989 by Sergei Mavrodi, Vyacheslav Mavrodi, dan Olga Melnikova. Ketiganya menggunakan nama keluarga mereka sebagai nama usaha. MMM bermula dengan usaha jual beli computer dan peralatan kantor. Akan tetapi pada bulan Januari 1992 MMM dituduh menggelapkan pajak. Kasus ini mengakibatkan kebangkrutan. Lalu MMM banting setir ke usaha jual beli saham. Usaha ini pun tidak mendatangkan hasil yang baik.

Bulan February 1994 MMM memulai usaha pyramid scheme atau phonzi. Pyramid scheme atau phonzi yaitu usaha mengumpulkan dana masyarakat dengan iming-iming pengembalian atau profit yang tinggi. Investor juga wajib merekrut member lain untuk menyetor dananya. Usaha ini biasa disamarkan dalam aneka bentuk seperti kospin, MLM, atau aneka bisnis investasi gadungan lainnya.

Dimasa itu MMM mengumpulkan dana masyarakat dengan janji hasil investasi 1.000% setahun! Rakyat Rusia yang sedang dalam masa transisi reformasi berbondong-bondong menanamkan duitnya. MMM berhasil mengumpulkan dana rakyat Rusia dalam jumlah yang sangat besar, sampai mencapai USD50 juta (Rp500 M) per hari! Bisnisnya tetap berjalan karena Pyramid Scheme merupakan usaha legal di Rusia.

Sergey Mavrodi: Jagoan arisan berantai (Pyramid scheme)

Akan tetapi pada bulan July 1994 MMM ditutup pemerintah Rusia karena tuduhan pengelakan pajak. Saat itu, MMM berhutang antara 50 Milyar – 100 trilyun Rubel (mata uang Rusia) kepada para investornya. Wikipedia menyebut setidaknya 50 orang investor bunuh diri karena tidak mendapatkan uangnya kembali. MMM kemudian dinyatakan bangkrut pada bulan September 1997.

Sergey Mavrodi sempat menghilang. Ada yang mengatakan ia pindah ke AS, ada juga yang meyakini ia tetap di Moskow sambil memanfaatkan uang masyarakat yang telah dikumpulkannya. Dari persembunyiannya, Mavrodi dengan dibantu rekan dan kerabatnya masih sempat mencoba usaha yang sama. Kali ini dengan menggunakan bisnis ‘permainan saham’ dengan janji pengembalian investasi 200%. Meski pernah jatuh, bisnis Mavrodi masih menarik minat banyak orang. Tidak lama kemudian, bisnis ini kembali bangkrut dan sekitar 20.000 – 275.000 orang kehilangan uang mereka. Kerugian para korban ditaksir mencapai USD5,5 juta (sekitar Rp50 milyar).

Tahun 2003 Mavrodi ditemukan lalu dijebloskan ke dalam penjara. Ia dihadapkan pada sejumlah tuntutan. Ia baru bebas dari hukuman pada tanggal 22 Mei 2007. Tidak kapok-kapok, Mavrodi kembali menjalankan bisnisnya, kali ini dengan nama MMM-2011. Dengan gamblang Mavrodi menyatakan bisnisnya sebagai bisnis pyramid dimana ‘orang memberi saling memberikan uangnya, tanpa alasan yang jelas.’ Entah mengapa, pada bulan Mei 2012 ia menutup MMM-2011.

Tetapi ditahun 2011 ia telah meluncurkan MMM di India yang disebut MMM India. Beberapa bulan terakhir MMM Indonesia juga telah beroperasi. Member menyetor uang, lalu merekrut member lainnya, kemudian member mendapatkan bonus dari hasil setoran member di bawahnya. Dapat dipastikan MMM hanya akan beroperasi di negara-negara berkembang karena negara-negara maju jelas menetapkan pyramid scheme seperti ini sebagai bisnis terlarang dan illegal.

Tidak Ada Jaminan Investasi?
MMM jelas bukanlah bisnis investasi. Dalam website atau video-video yang ditayangkan oleh MMM, secara gamblang dijelaskan bahwa MMM tidaklah melakukan investasi atau memutar uang tersebut dalam suatu industri atau bisnis tertentu. Uang yang dibayarkan kepada member semata-mata berasal dari member yang menyetor sebelumnya. Betul-betul bisnis murni piramida atau phonzi.
Karena tidak ada jaminan, bisnis ini (katanya) didasarkan atas rasa saling percaya di antara member. Suatu hal yang tentu tidak mudah karena para member sendiri belum tentu saling kenal. Sistim jual beli poin diistilahkan Give Help (‘Membantu’) saat join /membeli poin dan Get Help (Minta Bantuan) saat menjual poin alias menarik dana.

Member yang akan bergabung membeli sejumlah unit poin yang disebut MAVRO. Keuntungan member nantinya ditentukan oleh nilai MAVRO ini. Setiap bulan nilai MAVRO dinaikkan dan diatur secara pribadi oleh Tuan Mavrodi sendiri (hebat ya…). Dengan kata lain, makin lama harga untuk bergabung ke MMM akan semakin naik karena nilai poin akan dinaikkan.Secara sederhana digambarkan bahwa jika saat ini nilai 1 Mavro = Rp. 1000, maka jika Anda bergabung dengan uang Rp 1 juta, Anda bisa membeli 1000 poin Mavro. Bulan depan, nilai Mavro mungkin naik 30% sehingga menjadi 1 Mavro = Rp1.300 (saat tulisan ini diturunkan MMM menjanjikan keuntungan 30% – 55%). Anda yang menjual poin Anda (Get Help alias menarik dana) akan mendapat Rp1,3 juta atas 1.000 poin yang Anda miliki. Disaat yang sama, seseorang yang punya uang Rp1 juta, hanya bisa memperoleh 769 Mavro (Rp1 juta : 1.300) karena MAVRO telah dinaikkan nilainya; demikian seterusnya.

Dengan semikian nilai poin Mavro ditentukan secara pribadi oleh Tuan Mavrodi. Poin ini jelas berbeda dengan hitungan poin dalam investasi sebenarnya seperti asuransi unit link atau reksadana. Dalam investasi yang sebenarnya, uang investor ditanamkan dalam berbagai jenis usaha, sementara di MMM, uang Anda tidak diinvestasikan dalam bentuk apapun. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa Anda akan memperoleh keuntungan dari dana orang lain. Peserta MMM menyebutnya, menerima bantuan alias GET HELP.

Jadi MMM bukanlah investasi apalagi bisnis, melainkan money game semata (jika Anda tidak mau menyebutnya arisan berantai). Ohya, dari segi legalitas, MMM tidaklah memiliki izin investasi dari OJK untuk menarik dana dari masyarakat. So, bila terjadi sesuatu, Anda tidak bisa menuntut siapa-siapa, karena Anda telah memasuki bisnis “aku percaya saja” dengan kerelaaan sendiri. Tapi biasanya korban-korban money game tidak pernah menuntut karena malu akan kebodohan sendiri.

Sekian dulu artikel kali ini tentang MMM Indonesia Penipuan / Scam / Ponzi / Skema Piramida
Semoga bermanfaat.

Sumber: http://howmoneyindonesia.com/2012/12/18/mmm-indonesia-arisan-berantai-dari-rusia/

VSI Ust. Yusuf Mansur Mari Bergabung Dalam Bisnis Money Game

wpid-Screenshot_2013-11-16-18-42-41-1.png
Artikel tentang VSI Ust. Yusuf Mansur ini saya ambil dari blog roda2blog.com

Member VSI: Selamat pagi mas? saya sedang menawarkan bisnis multi payment langsung dari Ust. Yusuf Mansur (UYM). Bisnis ini sangat bermanfaat karena bapak selalu mebutuhkan pulsa, bayar Listrik atau beli token, bayar PDAM, internet dan lain-lain. Bahkan nantinya bisa untuk beli tiket kereta Api, pesawat sampai kapal?

Saya: Oke saya berminat! berapa biaya daftarnya?

Member VSI: Jangan terburu-buru dulu dong om  VSI juga menawarkan program yang luar biasa. VSI dipasarkan melalui sytem MLM tapi dengan cara yang lebih adil, lebih baik, lebih menguntungkan dan lebih mudah dijalankan.

Saya: Keuntungan per transaksinya berapa?

Member VSI: Oooo kalau hanya keuntungan pertransaksi itu sangat kecil om ya kurang lebih sama dengan layanan lain, tapi yang kami tawarkan adalah cashback dan bonus sesuai dengan loket yang om buka.  Bila om semakin banyak membuka loket, om akan semakin untung!. Dan daftar sekali, berlaku selamanya dan bisa diwariskan.

Saya: Loket? opo kui?

Member VSI: Itu semacam Hak Usaha, jadi begini (dia menyodorkan sebuah tabel pendaftaran)

wpid-Screenshot_2013-11-16-18-43-37-1.png

Member VSI: Jadi bila Om cuma daftar paket basic senilai 275.000 itu sudah bisa, tapi itu cuma 1 loket om, keuntunganya tidak maksimal.  dan lagi Om, ini mumpung ada promo bonus sampai januari 2014, sambil menunjukkan tabel yang atas.

Saya: sek sik sek … loket itu apa to?

Member VSI: Loket itu Hak Usaha, jadi itu seperti ini om. Klo Om ikut paket basic itu om cuma daftar satu titik, tanpa bonus cash back dan tanpa deposit. Beda klo om daftar paket diatasnya seperti silver atau gold

money game1

Saya: contoh bila saya daftar paket gold, maka 7 titik itu semuanya adalah saya?

Member VSI: iya om, apalagi bila om merasa susah cari downline, om ambil saja paket platinum nanti akan semakin banyak downline dibawah om! (Bukankah ini manipulasi transaksi namanya?)

Saya: Tapi kan semua titik downline itu saya sendiri, seharusnya kan titik downline itu di isi orang lain sehingga ada transaksi.

money game

Member VSI: Nah disitulah keunggulan kita, karena enggak semua orang bisa cari downline. Itu sangat menguntungkan om. Contoh Ahmad daftar paket basic lewat OM, sedangkan OM member paket GOLD, nanti OM bisa dapet bonus total 125ribu, cash!. Rincianya, bonus sponsor 50rb+ditambah bonus pasangan 25rbx3.
Tapi kalo OM cuma daftar paket basic, terus dapat member baru paket basic juga, OM cuma dapet 50ribu doang sebagai bonus sponsor saja.

Saya: terus kalau seumpanya saya daftar Gold, terus saya dapet member baru dia daftar GOLD juga berapa bonusnya?

Member VSI: Wah banyak om, nanti bisa diatur atau dipasangkan dibawah om. Dan yang pasti, titik dibawah Om semakin banyak dan om semakin cepat dapet posisi top leader.

money game2

Saya: Ooo jadi bonus yang dibayar bersumber dari member get member ya? terus kalau kasusnya seperti ini. Ada Ahmad daftar ke jaringan saya (si Om) paket Gold 825.000 dan dia merupakan generasi ke 6 dan titik ke 64 dalam jaringan saya berarti saya berhak atas bonus duplikasi sebesar 768.000

money gamewpid-Screenshot_2013-11-16-18-52-49-1.png 

Member VSI: Iya om, itulah kehebatan VSI ini

Saya: Berarti cepat bangkrut dong VSI, ada member daftar 825.000 ngasih ke bonus ke saya 768.000. Sisa uang 57.000 padahal ada cashback yg harus dibayar VSI 125.00. Monggo dihitung lagi to mbak?

moeney game
wpid-Screenshot_2013-11-16-18-51-56-1.png

Member VSI: Insya Allah nanti dengan bantuan doa UYM tidak akan rugi apalagi dibantu dengan sedekah. Toh beliaukan Ustadz, enggak akan kabur dan enggak akan menipu.

Saya: Aminn. saya cuma membatin dalam hati, bagaimana kabarnya Ust. Jaya Komara dan Ust. Lihan, apa nanti pelaku moneygame disebut ustadz saja ya :mrgreen:

131036_ustadlihan

Silahkan anda simpulkan sendiri, apa yang VSI jual sebenarnya. Jualan jasa elektronik payment, atau jualan loket/HU atau member get member?


Sekian artikel tentang VSI Ust. Yusuf Mansur Mari Bergabung Dalam Bisnis Money Game


Sumber: roda2blog.com